«

»

WARUNG IJO PAKEM: Halte Kuliner Ajip buat Penggila Bersepeda

warung ijo

Apa olahraga favorit Santap Mania untuk mengusir kesuntukan pada hari libur bersama keluarga? Tentu olahraganya murah meriah dan bisa mendatangkan keceriaan bagi seluruh keluarga, lho! Bagaimana dengan bersepeda pada Subuh berangkat dari rumah menuju Kawasan Kaliurang? Tentunya mengasyikkan bukan karena selain menyehatkan, bersepeda sangat ramah lingkungan karena tak mengeluarkan asap polusi yang menaikkan risiko pemanasan global dunia.

WISATA MURAH MERIAH yang MENYEHATKAN

Komunitas pesepeda atau sekarang akrab dipanggil penggowes banyak Santap Mania jumpai di Kota Kuliner Jogja. Mereka sangat solid dan memiliki agenda rutin untuk menikmati keindahan dan kenyamanan Jogja lewat acara berkeliling dengan sepeda. Paling meriah ketika Minggu pagi menjelang akan banyak berseliweran menggowes di seluruh pelosok Jogja dengan sepeda andalan mereka ditambah dengan baju moncer mereka.

Jika Santap Mania tertarik bergabung menggowes keliling Jogja, sila menghubungi komunitas gowes dan menyerasikan agenda dengan acara keluarga. Dengan mengikuti komunitas pegowes akan menambah dan memperkuat jaringan relasi Santap Mania dan paling utama menyehatkan raga dan jiwa kita semua.

RUTE MENANJAK KALIURANG

Minggu yang sejuk di Jogja. Subuh yang masih belum membangunkan mentari mengajak kru redaksi Santap Jogja untuk segera bangkit menemui para pegowes yang lebih berpengalaman mengitari penjuru Jogja. Hati kami buncah ketika SMS masuk menyebutkan pegowes lain ausah berkumpul di Bundaran UGM. Kami meluncur setelah mempersiapkan segala hal, tak lupa minuman air putih yang menyegarkan.

Srpanjang jalan menuju Bundaran UGM para pesepeda sudah hilir mudik. Kami saling menyapa dan melempar senyum berikut klakson atau bel kring kring sebagai tanda kekompakan antar pesepeda. Jogja seakan menjadi tempat yang mengajari kita makna kebersamaan yang bersahaja. Pun kami akhirnya sampai di tempat start yaitu Bunderan UGM tepat pukul lima pagi dengan anggota komunitas saling bersalaman hangat.

Ketua komunitas memberi instruksi dalam bersepeda dengan rute ke Kaliurang Atas. Lanjut berdoa, kami memulai perjalanan seru. Kanan kiri jalan tampak panorama yang menyejukkan mata yang bikin hati tentram. Kayuhan kaki kami sedikitpun tak terasa capai karena sepanjang perjalanan kami sangat menikmatinya meski Jalan Kaliurang ialah jalan menanjak.

Sesampai di Pertigaan Besi, rute semakin menunjukkan keasliannya. Beberapa penggowes mengeluarkan keluhannya namun kami saling memberi motivasi. Sampailah kami disemacam halte berkumpulnya para pesepeda. Namanya Warung Ijo Pakem.

Di sini, sudah jadi persetujuan massal jika tak lengkap rasanya para pegowes tidak mampir di warung sederhana ini untuk melepaskan lelah setelah mengayuh dari bawah. Menu kuliner Jogja nya sederhana yaitu minuman hangat, pisang rebus, gorengan panas, dan nasi sayur brongkos. Banyak pesepeda yang berada di sini sembari menikmati indahnya Pakem. Nah, jika Santap mania masih tangguh bisa meneruskan ke Kali Adem, Kali Gendol, atau ke rute lainnya.

Senang rasanya menikmati Kaliurang dengan cara berbeda ini. Warung Ijo seakan mengunci kegembiraan dengan menu kulinernya yang sederhana dan akan selalu ngangeni.

Salam wisata kuliner Jogja!

 
Sumber gambar: planetofares.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>