«

»

TONGSENG AYAM JAGO “SUDIMORO”: Kokok Ayam Gurih Sedap yang Selalu Ingin Anda Singgah

Tongseng-Ayam-Sudimoro2

Tongseng Ayam Kampung Sudimoro

Ayam kampung sangat berbeda dengan ayam negeri karena citarasanya yang lebih nikmat jika Santap Mania olah dengan sepenuh hati. Dagingnya yang cenderung lebih liat dan tidak lembek bahkan hancur saat kita memasakknya mampu meresapkan bumbu hingga ke serat terdalam  sehingga menyantapnya timbul kepuasan tersendiri. Selain itu, daging ayam kampung meski berharga relatif lebih mahal lebih aman dikonsumsi karena peternaknya tidak menyuntikkan obat untuk pertumbuhannya dan asupannya tidak berupa bahan olahan pabrik sehingga menyehatkan. Nah, adakah kuliner Jogja yang menyajikan olahan ayam kampung?

KULINER AYAM KAMPUNG

Jawabannya, pasti ADA! Jogja telah terkenal ke seantero negeri jika santapan apa saja ada di kota berjuta kenangan ini. Perburuan kuliner Jogja kali ini menyasar pada sebuah warung sederhana di Jalan Jenderal Sudirman No. 2, Bantul, Yogyakarta, atau tepatnya di sebelah Selatan Pasar Bantul. Nama warung itu SUDIMORO atau dalam bahasa Jawa berarti Sudilah Datang.

Jarak dari Kota Jogja sejauh lima belas kilometer tak akan menghalangi Santap Mania jika kabar kelezatan tongseng ayam jago hinggap di telinga dan menggerakkan kaki untuk meluncur ke lokasi. Pasti, Warung Sudimoro memang sudah tersohor dengan tongseng ayam jago sehingga Santap Mania akan terus singgah bila berada di Kota Jogja.

Tongseng-Ayam-Sudimoro

SUASANA DESA nan SEDERHANA

Setelah Santap Mania melakukan perjalanan mengasyikkan dengan kanan kiri jalan berupa persawahan, Warung Sudimoro yang buka pukul delapan pagi sampai tiga sore itu tampak sederhana di depan mata namun ramai oleh pengunjung. Sebagai informasi, Santap Mania sebaiknya datang lebih awal datang ke sini karena pada jam istirahat akan banyak pengunjung hadir terutama para karyawan dan pejabat berseragam rapi dan ramai bersama rekan rekannya.

Masuk ke warung ini, Santap Mania duduk di bangku panjang sembari memindai suasana di warung ini. Ada beberapa penganan ringan yang tersaji di meja yang bisa Santap Mania nikmati sambil menunggu menu andalan yaitu Tongseng Jago hadir berikut minuman yang Santap Mania suka.

Pun tongseng jago sudah berhadap hadapan yang memicu adrenalin Santap Mania untuk segera menyantapnya. Aromanya sudah menusuk hidung dengan warna tongseng yang menggoda. Sesendok kuah langsung masuk ke mulut dan “membakar” lidah dengan rasanya yang aduhai.Daging jagonya ternyata tak bertulang sehingga gigi mudah mengunyahnya. Mantap sekali. Redaksi Santap Jogja sempat menanyakan pada pemilik warung Sudimoro jika mengolah ayam jago di sini membutuhkan waktu cukup lama sekira tiga jam hingga daging jago yang alot jadi empuk. Selain itu, rasa rempahnya terasa karena menggunakan kombinasi lima belas rempah rahasia warisan leluhur.

Ayo, Santap Mania jika merasa jagoan dalam hal perkulineran Jogja sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak mencoba kuliner Jogja yang satu ini. Tongseng Jago ini akan jadi pertaruhan Santap Mania apakah layak disebut sebagai pemburu kuliner sejati. Pacu kendaraan, cicipi tongsengnya, dan ceritakan pada sanak kadang di mana saja berada!

Salam kuliner Jogja!

Sumber gambar: jogjadise.com & sauskecap.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>