«

»

RUMAH SAKIT MATA Dr. YAP: Pengabdian Tulus Anak Bangsa untuk Penglihatan

image

Menyusuri Jogja di siang hari yang cerah, usai menyantap kuliner Jogja yang beraneka ragam, Redaksi Santap Jogja melewati sebuah rumah sakit khusus perawatan mata yang berada di Jalan Cik Di Tiro no. 5 atau sebelah Selatan Boulevard UGM. Bangunannya tampak bernuansa Kolonial Belanda yang masih terjaga keberadaannya. Imaji redaksi pun tertarik ke belakang dan berpikir jika ada sejarah di balik rumah sakit khusus mata ini.

Motor segera dilajukan dan masuk ke area parkir RS. Dr. Yap yang luas dan nyaman. Petugas keamanan menyambut kehadiran redaksi dengan senyum yang ramah. Bertanya tanya sebentar, redaksi mendapatkan informasi jika di rumah sakit ini terdapat Museum RS. Dr. Yap. Pun langkah kami arahkan ke museum itu setelah mengucapkan terima kasih pada sekuriti.

MUSEUM SARAT ILMU

Museum RS Mata “Dr. Yap” merekam jejak pengabdian seorang anak bangsa keturunan Tionghoa bernama Dr. Yap Hong Tjoen. Mengenyam pendidikan tinggi di bidang kesehatan mata di Negeri Belanda, Yap muda bercita cita mendedikasikan hidupnya bagi perkembangan kedokteran mata di Nusantara. Ia pun membuka Centrale Vereeninging tot Bevordering der (CVO) pada 1923 sebagai cikal bakal RS. Mata Dr. Yap. Perjuangan Dr. Yap dalam merintis rumah pengobatan ini tidak mulus karena sempat Pemerintah Jepang yang berkuasa di Nusantara. Pengobrak abrikan terjadi oleh tentara Dai Nippon yang berakibat aset rumah pengobatan rusak bahkan hilang. Namun usaha dan kerja keras Dr. Yap terus bertahan hingga sekarang.

Di museum berukuran 246 meter persegi ini, redaksi mencermati beberapa barang peninggalan Dr. Yap ketika memulai usaha pengabdianya yaitu:
1. Ruang perpustakaan, memuat buku sastra, bahasa, seni, sejarah, optalmologi, dan banyak lagi.
2. Ruang keluarga Dr. Yap berisi barang antik.
3. Ruang alat alat makan.
4. Ruang alat alat kedokteran optalmologi.

Nah, Santap Mania pengin belajar sejarah sebuah rumah sakit mata Dr. Yap yang tersohor itu? Sesudahnya, Santap Mania bisa mencoba kuliner Jogja di sekitarnya di antaranya Sop Kaki Kambing di dekat Bunderan UGM.

Salam wisata kuliner Jogja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>