«

»

PAK RATIDJO: RAJA JAMUR JOGJA

ratidjo-pengusahajamur

Bercermin dari pengalaman hidup para legenda kuliner Jogja mengajari kita untuk terus menyalakan semangat hidup, memompa motivasi, dan memacu diri untuk berkarya lebih untuk orang banyak. Mereka pribadi solutif yang kaya akan inspirasi yang tak cukup menggerakkan dan menyala terangkan obor hidup dirinya sendiri melainkan bagi semua orang. Bersama usaha rintisan legenda kuliner yang dibangun dengan jatuh bangun, kini mereka menuai kisah manis yang layak kita perbincangkan di manapun berada.

Redaksi Santap Jogja kali ini akan menceritakan Bapak Ratidjo HS yang khalayak mengenalnya sebagai Raja Jamur asal Jogja tepatnya Dusun Miron, Desa Pandowoharjo, Sleman. Namun pemburu kuliner Jogja lebih akrab dengan usaha si bapak berusia hampir tujuh dasawarsa yaitu Resto Jejamuran. Warung makan ini telah kondang sebagai destinasi kuliner wahid di Jogja. Aneka olahan berbahan dasar jamur seperti sate jamur, sop jamur, jamur krispi memberi alternatif bergengsi bagi pecinta kuliner Nusantara. Jamur saat ini menjadi santapan primadona karena sehat dengan rendah kolesterolnya dan bergizi tinggi tak kalah dengan ayam dan daging sapi. Banyak yang membuktikan jika menu makanan di Resto Jejamuran memang mantap jaya.

20131109_123500

PRIBADI PANTANG MENYERAH

Di Resto Jejamuran yang berada di dekat kediaman Pak Ratidjo terdapat sampel jamur yang di situ dijelaskan nama dan kegunaannya. Redaksi mencermati jika tempat ini selain untuk makan dan bercengkerama juga sekolah tentang jamur. Di dinding resto tertempel foto, kliping liputan, dan hasil jepretan Pak Ratidjo bersama pesohor tanah air. Itulah penggal cerita awal yang berhasil redaksi tangkap. Masih banyak cerita lagi!

Pak Ratidjo sedari muda telah akrab dengan jamur. Ia pernah bekerja pada dua perusahaan budidaya jamur sampai bertemu dengan ahli jamur dari China Taipei yang berkunjung ke perusahaannya. Banyak ilmu yang ia serap dan membangkitkan pribadinya untuk terjun mandiri sebagai pengusaha jamur dan kulinernya. Pada 2005, Pak Ratidjo membuka Resto Jejamuran yang lambat laun meroket popularitasnya.

Usaha Pak Ratidjo membuka resto ini benar-benar dimulai dari nol, awal mulanya istrinya hanya memasak sate jamur dan pemasarannya dilakukan oleh Pak Ratidjo sendiri dengan menjajakan door to door ke rumah-rumah dan warga sekitar Sleman. Tak lupa Pak Ratidjo selalu memberikan kartu namanya kepada pelanggan. Tak disangka resto yang sekarang demikian ramai dan besar ini, dulunya hanya berupa warung makan biasa dengan hanya diisi dengan 4 meja lesehan. Karena rasa olahan jamurnya benar-benar mantap namun tetap sehat, tak pelak banyak yang sangat menggemarinya. Dan akhirnya pelanggan pun berdatangan, warung yang dulunya hanya seperti gubug sekarang sudah demikian megahnya. Bahkan Pak Ratidjo harus merelokasi tempat pembibitan jamurnya demi memperluas restonya Dan sang istri yang dulunya memasak menu jamur ini sendirian, setelah berkembang pesat Pak Ratidjo merekrut warga sekitar rumahnya sebagai karyawan.

Ada yang unik dalam pemilihan karyawan. Pak Ratidjo mengambil warga sekitar yang kebanyakan penambang pasir dengan mendidik mereka dalam ilmu perjamuran dan manajemen bekerja yang disiplin. Kesejahteraan para eks penambang pasir terangkat nyata. Sumbangsih pemikiran Pak Ratidjo berhasil mengangkat derajat warga di sekitarnya.

Kini, usaha Pak Ratidjo memiliki omzet 4 milyar per tahun dengan 30 karyawan yang membantunya. Anak anaknya lah yang memegang manajemen resto dan CV Volva Indonesia pemasar jamur ke berbagai kota di tanah air. Kunci keberhasilan menurut Pak Ratidjo ialah tekun dan fokus. Tak ada kegemilangan yang instan. Semua dicapai dengan kerja keras dan doa.

Kisah hidup yang membanggakan bukan, Santap Mania?

1 comment

  1. wahyudin

    sukses selalu pak……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>