↑ Return to Legenda Kuliner Jogja

MBOK TUMPUK: Kreator Peyek Tumpuk yang Menggurihkan Jogja

Sumber: www.mboktumpuk.com

Sumber: www.mboktumpuk.com

Kali pertama merasakan peyek tumpuk, Redaksi langsung jatuh cinta dengan penganan khas Jogja ini. Bentuknya yang bulat bertumpuk tumpuk aneh dan tak seperti peyek biasa yang pipih, sempat membuat Redaksi Santap Jogja mempertanyakan salah satu kuliner Jogja ini. Namun setelah mencobanya dan berbunyi “kres”, seketika kami memborongnya dua kilo untuk oleh oleh!

MBOK TUMPUK yang GIGIH

Redaksi menyimak foto diri Mbok Tumpuk yang menyorotkan tatapan tegas. Ia berdiri tegap dalam kulit cokelatnya yang menyala. Awalnya, Redaksi menyangka jika nama Tumpuk hanya bikinan supaya terkenal. Akan tetapi, nama itu asli pemberian orang tua perempuan yang lahir pada 1942 di Dusun Badegan, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul.

Tumbuh sebagai anak ke empat dari delapan bersaudara, Tumpuk Muda rajin membantu kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai pembuat geplak yaitu penganan khas Bantul berasal dari parutan kelapa dan gula. Bersama saudaranya, Tumpuk hidup dalam lingkungan sederhana namun bermimpi besar untuk sukses di dunia bisnis.

Pada 1975, Mbok Tumpuk menikah dan mengembangkan usahanya bersama suaminya di Jalan Wakhid Hasyim No. 4. Resep turun temurun membikin geplak dan peyek tumpuk menuai popularitas ke penjuru Jogja. Namun tak ada yang berubah dengan Mbok Tumpuk dan usahanya. Ia tetap sederhana dan rendah hati juga memasak di dapurnya dengan pegawai dan anak anaknya menggunakan kayu bakar sehingga citarasanya terjaga sampai sekarang.

Kini, Mbok Tumpuk dan keluarganya menuai keberhasilan dari perjuangan yang dilakukan dari kecil. Inovasi dan kreativitas Mbok Tumpuk patut mendapat apresiasi tinggi. Sekarang, geplak dan peyek tumpuk bisa kita nikmati kelezatannya bersama kisah hidup Mbok Tumpuk yang menginspirasi.