«

»

ES MURNI 83 TUKANGAN: Menyeruput Es Campur Zaman Kolonial

image

Tak cuma kuliner yang mengenyangkan perut, Jogja juga kaya akan hidangan es yang terkenal nyaman di lidah karena kesegaran dan kelezatannya. Es Campur Murni 83 yang berada di Tukangan No. 45, dekat Stasiun Lempuyangan, merupakan bukti jika Santap Mania akan bertekuk lutut oleh rasa hebat yang ditawarkan warung itu.

Pendiri warung ini adalah Bapak Juwahir Setiabudi. Sampai saat ini kesan yang ditampilkan warung Es Murni 83 masih seperti zaman kolonial yang sederhana malah mirip kerangkeng macan karena jeruji besi mengelilingi warung. Namun cobalah Anda memesan tiga menu utamanya yaitu es campur, bistik, dan baso. Anda dijamin mati rasa oleh ketiga andalan itu!

Kombinasi dalam es campurnya terasa sangat pas dengan alpukat, nangka, tape ketan hijau, kelapa muda, kolang kaling, cingcau, dan santan. Setiap sendoknya, Anda akan diajak melanglang di zaman kolonial Belanda karena rasanya yang Eropa sekali. Bistik, beef steak, juga bisa Anda coba karena memang khas dan cocok di lidah Nusantara meski bergaya Netherlands.

image

Penggemar Es Murni 83, nomor ini adalah urutan rumahnya, dari berbagai golongan baik anak anak, muda, dan keluarga. Jangan Anda ketinggalan menikmati satu Kuliner Jogja ini!

Salam Santap Kuliner Jogja!

Sumber gambar: @murni83_jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>