Category Archive: Jajanan Ramadan

SERABI KOCOR: Pesaing Serabi Solo dan Bandung

Solo dan Bandung sudah identik dengan serabi. Sebutannya serabi untuk Solo dan surabi untuk Bandung. Namun tahukah Anda jika Jogja punya pesaing mereka yang bernama Serabi Kocor? Makanan khas Bantul ini terbuat dari tepung beras, kelapa muda, dan garam. Spesialnya ada kocornya yang berupa santan dari gula merah. Rasa serabi kocor perpaduan manis dan gurih. …

Continue reading »

KICAK: Jajanan Tradisional Pengganti Energi Maksimal

Apa itu kicak? Kicak terbuat dari jaddah atau ketan yang ditumbuk halus ditambah gula, parutan kelapa, nangka, pandan, dan vanili. Bahan bahan ini kemudian dicampur dan dikukus dengan kayu bakar. Tempo dulu, ketan masih ditumbuk dengan alu sehingga proses pembuatannya lama. Sekarang sudah mudah. Rasa kicak ini manis dan mengenyangkan sehingga tepat untuk mengganti energi. …

Continue reading »

KIPO: Kotagede Punya Penganan

Kipo akan bikin kepo Anda Santap Mania. Jajanan asyik ini bisa ditemui di Kotagede sebagai sentra pembuatan kipo. Tidak jauh dari Kota Jogja, kok. Asal mula kata kipo dari ucapan “Iki opo? Ini apa?’. Hal ini diakibatkan setelah makan jajanan itu orang pasti bertanya tentang cara pembuatan, bahan dasar, dan memancing pertanyaan seru lain. APA …

Continue reading »

CARANG GESING: Jajanan Harum Bikin Hidung Goyang

Pusat jajanan tradisional di Jalan Magelang yang buka di subuh hari,tepatnya di batas kota, ada carang gesing yang merupakan jajanan khas Jogja. Secara penampilan mirip nogosari. Bungkusnya dari daun pisang dengan bagian dalam berupa pisang yang dibalut dengan santan. Redaksi Santap Jogja membaui aroma pandan yang semerbak. Teksturnya yang lembut menggoda agar segera menyantapnya. Jika Anda …

Continue reading »

KOLAK PISANG: Ternyata Asal Nama Kolak Seperti Ini!

Inilah makanan paling populer setiap bulan puasa. Di setiap pasar tiban Ramadan pasti banyak yang menjajakannya. Pada saat buka puasa tiba, kurang lengkap rasanya tanpa kehadiran kolak. Mengapa bisa sedemikian hebat popularitasnya? Ternyata bukan hanya karena rasanya yang manis. Konon tradisi makan kolak berawal dari jaman Wali Songo menyebarkan Islam di Tanah Jawa. Agar dalam …

Continue reading »

PIS KOPYOR: Jangan Salahkan Kalau Kepala Kopyor

Apa itu pis kopyor? Sepertinya kok namanya horor kaya bikin kepala kopyor! Eits, itu nama salah satu kue tradisional yang sangat mirip dengan carang gesing hanya bahan bakunya yang berlainan. Awal pis kopyor muncul, makanan ini memang berbahan baku kelapa kopyor alias kelapa yang berubah genetikanya hingga dagingnya berubah. Karena kelapa kopyor susah dicari, maka …

Continue reading »

JADAH MANTEN: Jajanan Favorit Sultan Hamengku Buwono VII

Dahulu makanan tradisional ini bersifat rahasia dan hanya pihak Keraton Kasultanan Jogja yang boleh menyantapnya. Sri Sultan HB VII pun menggemarinya karena rasanya yang nikmat dan mencitrakan rasa bangsawan. Namun sekarang kudapan ini sudah bisa dinikmati siapa saja dari kalangan manapun sehingga menjadi makanan khas Jogja. MENGAPA DISEBUT JADAH MANTEN? Biasanya jajanan ini menjadi bagian …

Continue reading »

SEMAR MENDEM: Jajanan Pasar yang Bikin Mendem (Mabuk)

Entah mengapa jajanan satu ini diberi nama Semar Mendem padahal makan seberapa banyakpun tidak akan membuat “mendem” alias mabuk. Semar merupakan nama salah satu tokoh punakawan dalam pewayangan yang bertubuh gemuk namun sangat bijak. Mungkin karena bentuk kuenya yang gemuk namun di dalamnya terdapat isian daging ayam atau sapi yang lezat maka jadilah Semar Mendem. Sebenarnya …

Continue reading »

KLEPON, CETHIL, LOPIS: Tiga Serangkai yang Legendaris

Masih ingatkah Santap Mania dengan ketiga jajan pasar ini? Dulu di era 90an, makanan ini populer bagi anak-anak yang suka jajan karena hampir tiap sore selalu ada ibu-ibu setengah baya menjajakannya dengan membawa tenggok bambu sambil berjalan kaki. Anak-anak sangat suka dengan klepon yang manis, cethil yang kenyal dan warna warni, serta lopis yang bikin …

Continue reading »