«

»

BAKMI JAWA ROBIN VAN BEJO: Racikan Super Mantap Mantan Pemain Kethoprak

IMG_5366Perburuan kuliner Jogja kali ini akan menyasar wilayah Selatan Kota Jogja tepatnya Jalan Parangtritis km. 8 dekat perempatan Tembi. Santap Mania akan redaksi ajak mengunjungi sebuah warung bakmi yang sebentar lagi kedahsyatan rasanya kita cicipi bersama.

Warung Bakmi Jawa Robin Van Bejo!

Apa hubungan warung ini dengan pesepakbola Robin Van Persie-nya Manchester United itu?

Imajinasi redaksi Santap Jogja mengembara juga apakah empunya warung ini berdarah Belanda yang waktu zaman kemerdekaan ketinggalan pesawat sama Kolonial Belanda yang akhirnya memutuskan tinggal saja dan beranak pinak di Jogja?

Rasa penasaran redaksi begitu menggebu hingga sesampai warung bakmi Robin Van Bejo kami celingak celinguk mencari cari pemilik warung indo namun tak kami temukan. Malahan, sapa hangat beraksen Jawa tulen terdengar:

“Monggo, Mas. Badhe dhahar punapa? Silakan, Mas. Mau pesan makanan apa?”

Seorang lelaki berkulit sawo matang menyambut kehadiran kami dengan senyum hangatnya. Ia bernama Robin. Ini dia yang kita cari cari! Bukan Walanda bukan Eropa totok, melainkan Jawa asli yang medok.

Insting investigasi redaksi menyala nyala saat berjadapan dengan Pak Robin yang akrab ini. Telisik punya ternyata Pak Robin mendapat julukan Bejo dari teman temannya. Sejalan waktu, nama Bejo memberi berkah tersendiri dalam kehidupan Pak Robin hingga timbullah keinginan merekam nama ini sebagai nama warung bakmi: Robin Van Bejo.

IMG_5403

Pak Robin alias Pak Bejo

WARUNG SANTAI yang NJAWANI

Warung Bakmi Jawa Robin Van Bejo memiliki ornamen tradisional yang membuat kita seolah kembali ke suasana Jawa tempo doeloe yang megah. Ukiran kayu di sana sini, pernak pernik etnik yang bercitarasa seni tinggi, dan foto foto seniman Jogja yang pernah singgah menikmati bakmi di sini tertempel menambah kemeriahan warung. Redaksi merasa nyaman duduk sembari mencermati kesibukan karyawan warung menyiapkan hidangan spesialnya.

Ada tiga menu yang redaksi pesan: 1. Bakmi godog 2. Cap cay 3. Rica rica ayam

IMG_5374Suasana malam di warung bakmi Jawa Robin Van Bejo semakin dingin saja. Redaksi menunggu dalam harap harap pengin karena banyak yang menyebut jika bakmi di sini luar biasa enak. Untungnya, kegundahan menunggu lama bakminya matang terobati oleh obrolan dengan Pak Bejo.

Pak Bejo menceritakan dirinya dulu pemain kethoprak. Lelaki berikat kepala ini dulu aktif di sanggar kesenian kethoprak bersama rekan rekan seperjuangannya. Zaman berganti usia bertambah, bapak dua anak ini memutuskan terjun ke dunia kuliner berkat dorongan rekan rekan senimannya karena bakat masak bakminya yang besar. Ditambah sang istri Ibu Kurniasih, yang juga adik Mbah Gito yaitu maestro bakmi Jogja, niat Pak Bejo semakin bulat.

Awalnya, Pak Bejo membuka warungnya dengan tenda dan penikmatnya lesehan. Semakin berkembangnya warung dan membanjirnya pembeli karena tahu lezatnya bakminya, Pak Bejo kini menyewa tanah cukup luas yang mampu menampung 100 orang sekali makan. Redaksi terkesan dengan bangunan warung yang tersusun dari kayu kayu gelondong utuh yang menurut info empunya didatangkan dari Gunungkidul tempat asal sang iatri Pak Bejo. Wah, unik sekali, ya!

IMG_5375HIDANGAN HADIR SUDAH!

Pesanan yang ditunggu tunggu telah datang. Bau kaldu ayam kampungnya menusuk nusuk hidung yang membikin liur banjir ingin segera menyantap bakminya. Tanpa pikir panjang, redaksi menyikat bakmi dan cap cay yang memang rasanya khas sekali oleh kaldu ayam kampung tadi. Leker.

Bagi Santap Mania yang gemar asin dan pedas, tak usah khawatir karena garam dan merica bubuk siap mengunci rasa bakmi dan cap cay sesuai kesukaan lidah. Tambahkan sesuai selera, bakmi dan cap cay jadi milik Santap Mania seutuhnya.

Bagaimana dengan rica rica ayamnya?

Perpaduan pedas, manis, dan asam, sangat terasa dengan masakan yang satu ini. Daun jeruk menambah segar rica rica hingga redaksi mencucurkan keringat tanda masakannya enak dan memuaskan di malam yang dingin ini. Semua hidangan tandas.

Bakmi godhog

Bakmi godhog

IMG_5399

Cap cay

IMG_5394

Rica rica ayam kampung

Nah, bagi Santap Mania yang pengin membuktikan rasa bakmi Jawa Pak Robin Van Bejo sekaligus ngobrol lebih dekat dengan empunya warung yang ramah itu sila meluncur ke Jalan Parangtritis tepatnya perempatan Tembi. Atau, jika habis plesir ke Parangtritis menikmati sunset, mampirlah ke sini dan buktikan kulinernya yang buka sedari pukul 16.00 sampai dengan 24.00.

Salam wisata kuliner Jogja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>